Blogger Widgets A Little Story of Me
Welcome to my blog .. enjoy it :)

Kamis, 26 April 2018

Jus Lemon

Hey, Ho!!!

Sudah full 5 hari ini tuh ya, aku selalu beli jus lemon di tempat jus langgananku. Alasannya tuh karena amandelku yang tiba-tiba bengkak lagi, padahal seingatku amandel bengkak hanya pas SMA saja. Tapi entah kenapa malah jadi bengkak lagi sekarang. Mungkin karena faktor makanan kali ya, aku memang sering makan makanan pedes ataupun mie gitu sih. Jadi, karena si amandel ini bengkak lagi, aku nyari lah di google cara untuk mengobatinya. Dan salah satunya ialah dengan minum air perasan lemon yang dicampur madu. Diminum dua kali sehari, biar cepat sembuh. Tapi karena aku tidak punya madu, dan gak suka minum madu. Dan mendapatkan lemon bagus disini juga susah ya, mesti ke supermarket yang gede dan letaknya agak jauh. Maklumlah, aku kan mager hehe jadi meskipun jaraknya bisa dibilang deket juga tetap aja mager. Akhirnya, aku memutuskan untuk beli jus lemon aja deh. Dan yaaa, lumayan ampuh kok. Rasa sakit dari bengkaknya amandel ini sedikit-dikit sudah mulai berkurang. 

Tapi yang mau aku ceritain tuh ini loh si abang jusnya hehehe jadi memang sudah lama aku dan teman-temanku sadar bahwa si abang jus ini tuh ganteng. Dulu, kami bahkan sempat menyusun rencana bagaimana caranya agar kami mengetahui siapa namanya dan apa statusnya, maksudnya mahasiswa atau siswa gitu ya. Dan awalnya kami menebak namanya dari nama tempat jus ini, yaitu Willy Juice. Jadilah, kami kalau mau mengobrolkan tentang dia selalu manggilnya Willy. Terus ditambah penuturan temanku yang bilang kalau dia pernah mendar ada yang memanggil si abang jus ini "Wil", dan si abang jusnya nyaut. Sejak saat itu keyakinan kami kalau nama si abang jus itu Willy menjadi semakin kuat.

Tiap aku atau temanku lagi beli jus disana, pasti kami update ke grup dan bilang kalau bertemu Willy. Iya, memang se-excited itu hehe terus temenku ada satu orang yang dengan tidak tahu malunya bertanya ke si Willy dia masih sekolah atau kuliah. Dan dijawab bahwa si Willy ini masih SMA. Duh aku lupa waktu itu pas ditanya kelas 2 apa 3 ya? Yaudahlah pokoknya begitu. Setelah tahu kenyataan itu, kami tuh jadi kaya, "Yaah, masih anak SMA toh," tapi juga masih seneng kalau ketemu si Willy ini ehehehe

Dan selama 5 hari berturut-turut aku beli jus lemon ini, aku beberapa kali dilayanin sama si Willy. kadang-kadang digantikan sama yang sepertinya abangnya sih, soalnya terlihat lebih tua dibandingkan si Willy. Aku selalu memesan dengan perintah yang sama yaitu "Jus lemonnya 1 esnya dikit aja" jadi selama 4 hari berturut, aku selalu mengatakan hal itu. Dan pada hari kelimat, Jum'at ini, kebetulan si Willy yang lagi jaga tokonya. Aku sengaja hanya bilang "Jus lemonnya 1" tanpa embel-embel 'esnya dikit' kaya biasa. Lalu si Willy manggil, "Teh.. esnya?" nanya dengan muka polos dan senyum yang manis banget. Dan ku balas dengan, "Dikit aja," dengan senyum yang semoga terlihat baik hehe

Ah, jadi selama 5 hari ini dia sudah hafal ya dengan pesananku hehe ada sedikit rasa senang sih. Apalagi tiap dia memberikan jusnya, kalau sudah jadi, selalu diiringi dengan senyumnya yang manis. "Teh, ini jusnya," aih, untung aku masih sadar kalau dia itu masih SMA..

Selama beberapa hari ke depan aku tidak bisa beli jus dia lagi, karena aku mau pulang dulu ke Jakarta yeaaay. Kelas hari Senin ditiadakan karena dosennya mau pergi, dan Selasa hari libur nasional. Jadi, daripada menghabiskan uang di sini, mending aku pulang dulu ke rumah. Enak kalau makan tinggal makan, tidak perlu mengeluarkan uang muehehe

Jadi yaa, say goodbye dulu deh ke Willy Juice selama beberapa hari ke depan. Nanti kalau aku sudah balik lagi ke Nangor, dan masih sakit bengkak amandel, aku pasti melanjutkan membeli jus lemonnya kok (kaya yang kehadiranku ditunggu aja wkwk). Yah, jadi intinya gitulah. Jus lemon selain bikin bengkak amandelku jadi gak sakit lagi, abang jusnya pun bikin hari jadi adem nyehehe


Kelompok KKN

So, uhm yeah.. di penghujung semester 5 lalu, aku mengikuti kegiatan KKN gelombang pertama, untuk angkatanku yaitu 2015. Tapi ada juga beberapa dari angkatan 2014 yang ikutan. Pokoknya yeah, begitulah. Sistem KKN pada tahunku, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kalau sebelumnya kelompok KKN beranggotakan kurang lebih 35-40 orang dalam satu kelompok, dan pergi ke desa-desa yang lumayan jauh seperti di Garut, Tasik, Cirebon, Pangandaran, dan sebagainya. Nah, kalau yang tahunku, sistem KKN berubah, mulai dari anggota KKN yang menjadi lebih sedikit yaitu 10-12 orang perkelompok, dan KKN juga terintregasi dengan PKM dosen. Jadi, mahasiswa tidak lagi hanya memilih lokasi KKN, seperti tahun-tahun sebelumnya, tetapi memilih judul PKM dosen, yang lokasinya tidak jauh, di sekitaran Jatinangor, Bandung, dan Pangandaran. Setelah memilih 2 judul, kami menunggu hasil keputusan dosen yang bersangkutan, apakah menerima kami di kelompok KKN itu atau menolaknya. Singkat cerita, aku akhirnya dapat judul KKNM mengenai sampah yang berlokasi di Desa Jatiroke, Kecamatan Jatinangor. Kebetulan kelompokku beranggotakan 12 orang.

KKN berlangsung selama sebulan, tapi terpotong libur tahun baru, jadi hanya beberapa minggu saja yang efektif digunakan untuk kegiatan KKN. Kelompokku terintegrasikan lagi dengan 3 kelompok KKN lainnya, karena kesamaan lokasi dan tema PKM. Jadilah, kami tiga kelompok tersebut menginap di Desa Jatiroke selama seminggu untuk melakukan pendekatan ke warga dan mencari data-data yang diperlukan. But sorry to say, hanya kelompokku saja yang rajin menginap di desa. Yap, kedua kelompok KKN lainnya sering kabur-kaburan, siang dateng tapi malamnya tidak menginap. Hal ini terjadi karena tidak adanya pengawasan dari dosen juga sih. Tapi yah, aku senang-senang aja sih menginap di desa, karena kebetulan juga teman kelompokku orangnya asyik-asyik, dan aku tidak bosan bersama mereka.

Meskipun namanya KKN, tapi yang kami lakukan selama di desa hanyalah sebuah kegabutan. Pergi ke warga untuk mencari data hanya sesekali saja. Karena sejujurnya, warga juga sudah bosan di datangai oleh mahasiswa. Sebelumnya, ada program OKK, yaitu program untuk mahasiswa baru-semacam ospek untuk mereka-di mana pada program tersebut mahasiswa baru diajak untuk berkenalan dengan warga desa setempat selama satu semester dan mengadakan program yang terkait. Bahkan Bapak RW yang menjadi bagian dari judul PKM kami saja dengan gamblang mengatakan bahwa ia sudah bosan berurusan dengan mahasiswa dan menyarankan kami untuk bertanya ke Ibu Ketua Kader saja bila membutuhkan sesuatu. Yah, kalau sudah begitu apa boleh buat kan?

Tapi, bukan pengalaman KKN yang ingin aku ceritakan. Tetapi aku lebih ingin menceritakan mengenai teman-teman KKN-ku. Karena sepertinya cerita bersama mereka lebih banyak ketimbang ketika kita melakukan survey ke warga. Kelompokku beranggotakan 12 orang yang terdiri atas Vani, Shinta, Nadia, Hela, Sarah, Ratna, Teguh, Rey, Emil, Adit, dan Rama. Akan aku deskripsikan mereka satu-satu, let's check it out!!

Vani
Dia ini ketua kelompok KKNku, kami menyebutnya ibu kordes. Kenapa? karena dari awal Vani yang paling aktif, dari mulai mengumpulkan kami semua ke dalam satu grup Line maupun Whatsapp, sampai menghubungi dosen KKN kami. Kebetulan memang dosen KKN kami adalah dosen di jurusan Vani yaitu Kesejahteraan Sosial. Aku klop banget sama Vani apalagi kalo udah ngomongin kpop wkwkw ternyata Vani juga kpopers uhuuu dan dia suka Wanna One. Selera film kita juga sama, kita pernah bergadang di basecamp cuma buat nonton film hehehe
Tapi kadang aku sedih, kalo negliat Vani udah berusaha untuk kelompok kami, tapi anak-anak tidak mendengarkan omongannya. Makanya aku suka nanya, Vani ada apa, ada yang bisa dibantu gak. Karena jujur aku juga jadi tidak enak kalau ikut-ikutan tidak mendengarkan omongannya. Dan aku, Vani, serta satu orang temen namanya Teguh, kami selalu menginap di basecamp desa tanpa pernah menggunakan hak kita untuk membolos (tidak menginap). 

Shita
Dia adalah orang pertama yang aku kenal. Ini berawal dari adanya pesan mengenai kelompok KKN ku di Pesan Anak Unpad. Itu semacam official account di Line yaitu tempat anak-anak Unpad saling berkirim pesan. Waktu itu ketika ada satu pesan mengenai kelompokk KKN ku, aku langsung komen disana. Dan kemudian aku dihubungi oleh si pengirim pesan, yaitu Shinta. Dan akhirnya yah, kami berkenalan sejak saat itu. Tetapi akhirnya grup KKN dibuat oleh Vani, seperti yang sudah aku bilang sebelumnya. Shinta juga anak KKN pertama yang aku temui, kami bertemu karena ia ingin menitipkan surat ketika diadakannya pertemuan perdana KKN dengan dosen, dan beberapa kelompok KKN lainnya. Setelah pertemuan perdana itu, kami sekelompok sepakat untuk bertemu lagi, untuk membahas kelompok KKN kami. Dan yah, mungkin sejak saat itu aku dan Shinta mulai akrab. Pada saat kali pertama kami ke Desa Jatiroke juga aku nebeng Shinta. Dan kalau ada apa-apa aku bilangnya ke Shinta, misal menanyakan apakah dia datang ini, atau dia udah otw belom kesini, dan sebagainya. Shinta juga pecinta drama korea, sama sepertiku hehe waktu KKN itu kami lagi mengikuti drama I Am Not A Robot, dan nonton bareng pas di basecemp.

Nadia
Namanya Nadia, tapi dia mengenalkan diri dengan nama Junet. Jadi, kami semua memanggilkan Junet. Dia orangnya asyik, parah sih. Ngelawak mulu, cerewet juga wkwk tapi dia baik bangeeeet. She is my bestie. Aku juga bingung kenapa bisa jadi deket banget sama Junet. Mungkin awalnya karena sering nebeng pas mau ke desa kali ya. Jadi selain sama Shinta, aku juga sering nebeng Junet. Lalu pas hari pertama menginap di desa, barang bawaanku tuh buanyak banget. Aku sampai bawa dua tas, satu tas jinjing dan satu tas ransel. Sedangkan Junet hanya bawa tas ransel yang isinya juga cuma baju beberapa. Dan ternyata rencana dia adalah bolak-balik desa-kostan, makanya dia gak bawa banyak baju. Dan ketika mengetahui hal itu, aku jadi merasa tertipu. Singkat cerita, akhirnya aku menitipkan si tas jinjing yang berisi baju di kostan dia. Jadi aku mandi beberapa hari di kostan dia, sebelum akhir si tas aku bawa balik ke kostan sendiri. Mungkin karena itu kali ya aku jadi deket banget sama Junet. Kita juga sering chatan gak penting, kaya kamu sudah sampai di kostan apa belum, sudah makan apa belom, dan lain sebaginya. Aku juga jadi sering bolak-balik desa-kostan sama dia, makan berdua sama dia, dan cerita-cerita berbagai hal juga. Terus tuh ya, tidur dia maunya deket-deketan. Dia juga pernah bergadang buat nemenin aku dan Teguh yang lagi menyelesaikan laporan kelompok kami. Pokoknya after all, she's my bestie ehehe

Hela
Namanya Suhela. Yap, cuma satu kata itu aja. Dipanggilnya Hela. Dan bisa dibilang dia ini, apa yaa bahasanya tuh, pembawa sumber tertawa bagi kami? Yaa jadi dia tuh ada aja tingkahnya yang minta diledekin. Apalagi sama trio kwekkwek yaitu Rey, Teguh, Emil. Selalu aja Hela jadi bahan bullyan ketiga orang itu. Ya abis gimana sih, Hela orangnya kocak banget. Pokoknya apapun perkataan yang keluar dari mulut Hela, selalu bisa jadi bahan ledekan. Ohiya, salah satu contohnya yaitu si Hela sampai bawa deterjen karena ia berpikir supaya bisa mencuci di desa. Ya ampun, aku aja bahkan bawa baju lebih biar tidak perlu mencuci apapun, meskipun akhirnya tidak terpakai juga sih. Jadi yaa begitulah salah satu keunikannya si Hela.

Sarah
Sarah atau lebih suka dipanggil Sarbel-Sarah Isabella-bisa dibilang salah satu anak hits Fikom. Dikit-dikit mengeluhkan, pengen pulang, pulang, dan pulang. Kostannya paling jauh dari desa, di gkpn, dan selalu datang paling akhir. Dan ya begitulah dia cuma beberapa malam aja menginap di desa, sisanya menghilang entah kemana.

Ratna
Ratna juga salah satu yang tidak pernah menginap di desa. Dia hanya pernah ikut menginap sekali, dan sisanya tidak lagi. Karena dia menderita asma, kalau malam suka sesak nafas. Dan benar saja, pas saat semalam menginap itu dia tidak bisa tidur, dan selalu gelisah, jadi dia pun mengatakan tidak bisa menginap lagi. Tapi kalau pernah bantuan apapun untuk menyelesaikan laporan, dia siap membantu. Dan untuk kegiatan pagi atau siang hari dia juga akan datang. Pas KKN kami pernah mengadakan acara ngeliwet bersama dengan salah satu ibu kader. Dan nasi liwet buatan Ratna ini enak banget. Jadi saat kami ngeliwet itu kami melakukannya di rumah si ibu, bahan-bahan semuanya kami yang menyediakan, dan kami juga yang memasak makanannya. Pokoknya, acara hari itu seru sih, kapan lagi kan ngeliwet bareng warga? ehehe

Teguh
Si Teguh ini ya, awal kenal mah pendiem banget orangnya. Ngomong kalau ditanya aja, ketawa pas lagi rame cuma seperlunya aja. Dan Teguh ini sahabatan sama Vani sejak apa ya SMA atau kurang dari itu? entahlah aku juga lupa hehe, jadi mereka entah bagaimana caranya secara kebetulan dapat kelompok KKN yang sama. Tapi begitu sudah kenal, ih isengnya minta ampun. Cerewet juga, suka ngeledek lagi. Tapi baik sih, kalau disuruh bonceng bertiga dari desa ke kostan masing-masing mau nganterin. Tapi yang lain juga gitu sih, jadi gimana ya hehe dia dan aku ini jadi partner editor untuk laporan kelompok kami, maupun laporan gabungan kelompok per desa, dengan dua kelompok lainnya. Selama beberapa malam, kami melakukan pengeditan laporan sampai bergadang, dan ditemanin Vani yang sibuk menonton film, ataupun Junet yang kadang suka ngisengin Teguh. Dan yeap, berkat bergadang kami dapat menyelesaikan laporan tepat waktu.

Rey
Duh si om nih, yang suka disebut Puma. Karena dia pernah pakai kaos hitam lengan pendek dengan tulisan Puma di bagian dada, sudah gitu kaosnya sangat melekat ke tubuhnya jadi seakan-akan tulisan Puma seperti tato yang menempel di tubuhnya. Kebetulan, warna kulitnya juga hampir serupa warna kaosnya hehe Rey ini ya ampun, selalu membawa kebahagiaan di basecamp kami, kerjaannya melawak terus. Dia juga baik banget, terutama ke anggota perempuan. Pernah ya pada suatu malam itu lagi kumpul semua kalau tidak salah, atau ada beberapa yang tidak menginap ya? aku lupa detailnya. Tapi pas malam itu memang udaranya lagi dingin banget, dan tiba-tiba begitu bangun pagi, anggota perempuan semua sudah diselimutin pakai sarung. Dan yang melakukan itu semua si Rey! Dan lagi ya, pas Hela lagi sakit dan kepala pusing, si Rey tuh nemenin Hela dan mijitin kepalanya biar Hela merasa mendingan. Pas aku lagi sedih sampai nangis-iya ini beneran dan malu banget huhu-karena melihat salah satu nilaiku di Paus Id jelek, karena nilai uas yang gak diinput sebab persenan absennya kurang, si Rey tuh menghiburku, tentunya dengan lawakan dia. Waktu aku bersedih ketika mendengar salah satu temanku sedang berduka, Rey juga datang untuk mengihurku. Begitupun kepada anggota yang lain, kalau ada yang sedang bersedih atau keliatan beda, Rey akan dengan peka menghampirinya dan menghiburnya. Bukan, ini bukan salah satu modusnya dia. Tapi memang Rey sebaik itu.

Emil
Ini salah satu tri kwekkwek yang seneng banget meledek Hela, tapi juga akrab sama Hela. Yaa karena sering anter jemput gitu loh wuahaha dia pernah pas KKN izin pergi kemana ya lupa, Lampung kalau tidak salah, untuk urusan keluarga, dan pulang-pulang bawa kopi untuk diberikan ke anak-anak KKN. Dan berkat kopi itu, pas malem itu anak-anak jadi susah tidur. Apalagi anak yang dengan sengaja nyemilin biji kopinya, ih itu kan pahit banget. Setelah KKN selesai juga dia yang paling sering muncul dengan ide-idenya buat liburan kesini lah kesana lah, tapi dia juga yang paling sibuk. Ya, begitulah pejabat emang susah sih, selalu sibuk.

Adit
Adit ini penyanyi loh. Tiap malem selalu bikin konser di basecamp wkwkw alias dia selalu ngorok. Dan itu selalu menjadi hiburan tersendiri bagi kami, yang selalu menyaksikan konsernya Adit. Dan Adit bawa satu benda fenomenal di basecamp yaitu selimut berawa ijo stabilo buatan sendiri yang bentuknya mirip sarung, tapi lebih panjang dan dengan kain ya well, memang mirip selimut. Selimut ijo stabilo itu, dari awalnya cerah banget sampai akhir masa menginap kami jadi dekit banget, skaing seringnya dipakai oleh siapapun yang melihat selimut itu menganggur di basecamp. Adit juga kalau ngomong lucu, dia menggunakan kata ganti nama dibandingnya aku atau gua, tapi dia juga suka menggunakan kata ganti "urang" sih. Hanya saja, ketika dia sedang menggunakan kata ganti nama, lucu saja terdengarnya. "Adit mau ini", "Adit mau begitu" dan semacamnya hehe

Rama
Dia ini temen SMAnya sahabat aku. Jadi ketika sudah mendapatkan kelompok yang fix, aku bertanya di grupku apakah ada yang mengenal salah satu diantara calon teman KKN ku itu, dan yaa sahabatku mengatakan bahwa salah seorang temannya ada disitu. Jadilah aku dan Rama kadang ngomongin sahabat aku itu, dan kelakuan konyolnya hehe maafkan ya.. Ohiya, aku pernah sempat merasa sangat bersalah sakaligus tertawa bahagia karena tidak sengaja membatalkan wudhunya ketika mau sholat subuh. Jadi itu masih pagi banget lah ya, dan dia sudah selesai wudhu, ketika mau ke ruangan yang biasa dipakai untuk sholat, kaki ku yang harus dilewatinya untuk menuju kamar itu, tidak sengaja bergerak dan mengenainya. Aku langsung sadar begitu hal itu terjadi, dan ketika melihat reaksinya langsung membuatku terbahak hehe maaf yaa jadi wudhu dua kali deh pakai air yang dingin banget. Karena air di basecamp itu langsung dari sumur, jadi yaa kalau siang aja sudah dingin, apalagi pas subuh ya? ehehe

Yeap, itulah teman-teman KKN ku. KKN merupakan salah satu bagian dari masa kuliahku yang sangat berkesan. Menginap 10 hari di desa yang jaraknya bahkan cukup dekat dengan kostan sampai bisa bolak-balik. Makan seblak di ibu warung deket basecamp, kami makan seblak hampir tiap hari, karena jajanan yang dekat ya cuma ada itu. Lalu menghabiskan malam-malam bersama mereka, yang kebanyakan selalu diisi bercandaan dibandingnya dengan rapat mengenai KKN. Ohiya, sebenarnya kami diberikan dua rumah untuk 3 kelompok, satu rumah untuk perempuan dan satu rumah untuk laki-laki. Tetapi semenjak kelompok lain jarang datang untuk menginap, jadilah kami menginvasi rumah yang untuk laki-laki menjadi basecamp kami, basecamp kelompok 1. Dan kelompok sisanya berada di rumah perempuan, dan satu kelompok lagi yaitu kelompok 4 yang anggota lebih sedikit, menginap di rumah ibu pemilik rumah perempuan, kelompok 2 menempati rumah yang sedari awal diperuntukkan untuk perempuan. Dan memang kami lebih nyaman seperti itu, daripada harus bergabung sesama jenis dengan kelompok lain, kami lebih memilih untuk tinggal bersama satu kelompok dalam satu rumah. Berkat hal itu kami semua menjadi lebih akrab, terutama kami yang sering menginap. Baik buruknya, bahkan sampai kebiasan tidur pun sudah bukan rahasia lagi di antara kami. Dan aku sangat bersyukur karena mendapatkan teman-teman KKN yang super asyik seperti mereka.

Pokoknya pengalaman KKN bersama teman-temanku itu akan menjadi salah satu hal yang tidak terlupaka dari masa kuliahku. Dan aku berharap semoga kami akan dapat selalu bertama untuk jangka waktu yang sangaaaat lama. Akhir kata, sekian dan terimakasih.

Rabu, 28 Februari 2018

Bye Semester 5, Hallo Semester 6

Alohaaaa!!

Syudah lama tidak mengurus blog ini..
Tadi pagi ikutan seminar di kampus tentang online shop dan social media. Dan salah satu narasumber, dulu memulai karirnya dari menjadi blogger. Dan ku ingat kalo punya blog yang gak keurus hehe
Jadi....... pengen rajin nulis lagi.. tapi apa ya? ehehe kayanya mau nulis cerita-ceritaku aja, dulu, sementara, hehe
.
.
.
.
.
Jadiiiii semester 5 ku sebagai anak kuliah udah mau berakhir lohhh..
Ada beberapa hal yang ku alami selama semester 5 ini.
1. Kegiatan semester 5 ku lebih banyak dihabiskan di kepanitiaan daripada kelas
2. Banyak kegiatan jurusan yang aku ikutiiii
3. Aku udah dua kali ikut seminar kecantikan yaitu make up dan hijab (biasanya gak pernah hehe)
.
.
.
.
Tapiiiiii ada yang sedinya nih...... nilaiku di semester 5 menurun drastis:(
Sumpah ini tuh gara-gara ada satu matkul yang aku presensinya kurang jadi nilai UASnya gak dimasukin, alhasil jadi 0. Nyesek banget aku tuh, udah ngerjain UAS dengan sepenuh hati, sampe bawa buku Teori Sosiologi karya Ritzer yang tebel banget itu bolak-balik Jakarta-Jatinnagor demi ngerjain tugas UAS. Eh taunya nilai UASnya gak dimasukin jadilah nilaiku di matkul itu jelek:(
.
.
.
.
Oke lanjut, aku gamau mengingat hal menyedihkan itu lagi.
Yeap, sekarang ku sudah semester 6, dan aku ngambil 24 sks. Iya, sengaja aku ngambil banyak buat menuhin sks. Soalnya semster lalu aku ngambilnya 21 sks.
Semester 6 ku kayanya bakalan sepi dari kegiatan kepanitiaan, jadi semoga aku dapat memperbaiki nilai di semester ini, aamiin..

Sebenarnya kalau aku dapet nilai jelek atau nilai yang menurun, yang ku pikirkan hanya bagaimana nanti pendapat orang tuaku. Mereka memang tidak secara gamblang menuntut agar aku selalu mendapatkan nilai yang bagus. Tapi melihat mereka kecewa adalah hal yang paling tidak ingin aku lakukan. Setelah apa yang sudah mereka lakukan untuknya, aku ingin memberikan yang terbaik juga untuk mereka. Karena aku belum bisa menghasilkan uang sendiri, makanya aku berusaha untuk memberikannya lewat pendidikan.

Dan ada beberapa hal yang sangat aku inginkan ketika sedang memiliki waktu luang. Tapi kadang rasa malas juga sering menghampiri sih ehehe duh gimana ya:(
Pokoknya target utamaku yaitu harus memperbaiki nilai dari semester sebelumnya, fighting!!

Okay, segitu dulu kali ya, bhaybhaaay..


Minggu, 02 April 2017

Ini tuh tugas kelompok(?)

Halo halo halooooo
.
.
.
I want to tell something, curhat sih lebih tepatnya hehe

Pertama gini deh, sebel gak sih kalo ada tugas kelompok, tapi yang ngerjain orangnya itu-itu aja? Pasti sebel lah ya, enak banget dong yang lain, tugas selesai, nama dicantumin, dapet nilai, tapi gak ada kontribusinya. Gua juga mau dong kalo kaya gitu!

Ini loh, ada tugas mata kuliah, Metode Penelitian Kuantitatif, kami disuruh buat bikin penelitian di sekitar kampus, dan dianalisis menggunakan teknik kuantitatif. Jadilah kami mengusung judul penelitian "Persepsi Mahasiswa terhadap Keamanan Setiap Fakultas di Universitas Padjadjaran". Setelah kami menyusun pertanyaan untuk kuesioner yang akan dibagikan, kemi menyebar ke setiap fakultas yang ada di Unpad, ada beberapa sih yang engga disamperin hehe soalnya jauh, dan waktu itu udah siang, cape, panas, laper, pun menjadi penghambat kita buat melanjutkan perjalanan ke fakultas selanjutnya heuheuheu

Lanjut, setelah kita mendapatkan responden melalui secara langsung (kami samperin ke fakultasnya), kami juga membuat google forms untuk fakultas yang belum kami datangi. Setelah semua fakultas lengkap, selanjutnya ialah, pembuatan laporan. Dari sinilah masalah timbul.

Paling sebel tuh, kalo udah ngomong, ngajak kerja yang lain di multichat, tapi gak ada yang respon. Helow ini kan tugas bersama, masa gak mau ikut ngerjain? Dari pagi, gua bangun tidur udah berkutat dengan data-data responden, bikin google forms terus disebar, nunggu data dari google forms terkumpul sambil ngeinput data dari fakultas yang udah ada. Ngerjain dari pagi ampe siang, sore pun masih nginputin data, karena ada fakultas yang kekurangan responden jadi harus nunggu dulu.

Setelah data dianalisis secara kuantitatif sama temen gua, giliran kami menyusun menjadi laporan. Mmebutuhkan pendahuluan, kajian teori, analisis data, dan kesimpulan. But do you know what? Ketika udah dikasih pembagian gitu, masih aja pasif, pada gak muncul, entah sibuk banget kali ya seharian ampe gak muncul di multichat. Pendahuluan dan kesimpulan udah ada yang ambil. Tapi teori dan analisis data gak ada yang berani ambil, temen gua yang muncul nanya-nanya tentang analisis data harus gimana, disuruh buat bikin analisisnya, dia mau, tapi begitu dibutuhin ngilang lama banget-_- begitu muncul udah malem banget, eh taunya ada juga yang lagi bikin analisisnya, diem-diem kaga bilang di multichat, kan bete harusnya kalo mau ngerjain ya ngomong atuh. Dan yah, gua yang ambil kajian teorinya.

Setelah gua sindir di multichat, baru deh pada muncul, itupun yah begitulah. Akhirnya ada juga yang mau ngerjain analisisnya, dan ketika semua bagian yang diperlukan udah selesai. Tinggal permasalahan, siapa yang mau nyusun laporannya. Temen gua yang bilang mau nyusun, gak bisa konek ke internet, katanya wifi dia lagi gak stabil, ketika ditanya di multichat siapa yg bisa gantii, pada gak ngeread, udah pada tidur mungkin, lah gua juga mau tidur tau:(

Dan until now, gatau itu laporan siapa yang mau nyusun, kita liat aja besok pagi. Gua udah cape jiwa dan raga hiks:(
Bukannya males nyusun atau gimana, but gua udah ngerjain banyak hal, gak adil dong mereka-mereka yang gak ngapa-ngapain? Wong ini tugas kelompok kok-_-

Intinya adalah, yang namanya tugas kelompok tuh yaa dikerjain bareng-bareng dong, jangan mau enaknya aja, ntar orang kan jadi gak mau lagi kerjasama kalo kaliannya pasif ketika mengerjakan tugas kelompok. Bukan bermaksud sok pinter atau apa, tapi ya gak kasian apa sama orang yang ngerjain terus? walaupun belum tentu bener, kan setidaknya udah berusaha ngerjain.

That's all, goodnight^^

Rabu, 08 Februari 2017

Ojek yang tertukar (?)

Ho ho ho.. Hallo? wkwk

I'm back.. back.. back...

Bingung mau nulis apa..

Ohiya, mau cerita aja deh heuheu

Jadi, kemaren tuh pas hari senin tanggal 06 februari 2017, gua kan baru balik ya dari nangor, abis ngurus perwalian tuh, berangkat minggu balik senin wkwk sok sibuk banget emang-,-
Okay, anyway, akhirnya jam 9an gua udah sampe di pool primajasa di cililitan, gua udah minta jemput ayah kan, etapi ternyata ayah gua gak bisa jemput, kalopun bisa, gua harus nunggu lama dulu. Jadinya gua terpaksa naik ojek online. Akhirnya gua pesen deh ojek online, but nomor yang tercantum di aplikasinya bukan nomor yang lagi gua pake. Dan gua harus ganti nomornya dulu dengan nomor yang lagi gua pake kan, tapi gatau kenapa gak bisa diganti, padahal udah terus-terusan dicoba huh so weird. Lalu gua nekat mesen, karena pas gua ngecek pulsa masih bisa dipake untuk nelpon sebentar.

So, gua mesen ojeknya, dan begitu dapet langsung gua telpn abangnya. Dan katanya, abangnya juga kebetulan ada di bawah jembatan penyebrangan yang deket pool primajasa, yaudah gua iyain deh buat nyamperin dia kesana.

Begitu gua jalan ke arah jembatan penyebrangan, ada mba-mba juga yang ke arah situ, dan keliatannya dia emnag pesen ojek online yang merknya sama kaya yang gua pesen. Sesampenya gua disana, ternyata bener si mba tadi juga naik ojek online, dan pada saat yang sama gua juga ngeliat ada abang ojek yang lagi nunggu disana. Gua samperin, terus gua tanya ini yang ke arah warakas bukan? Eh ternyata bukan! Loh gua jadi bingung, cuma ada abang ini sama abang yang barusan pergi sama mba-mba tadi, terus ojek pesenan gua dimana? Akhirnya gua mutusin buat nunggu disana.

Lalu dateng abang-abang ojek, yang satu merk, nimbrung disitu juga. Nanyain gua mau kemana, udah dapet belum ojeknya. Karena beberapa menit gua nunggu ojeknya gak dateng-dateng, si abang yang baru dateng ini, kebetulan lagi pake jaket item, nanya lagi emang jaraknya berapa dari sini ke tempat tujuan, lalu gua jawab aja 19 km. Terus dia dengan seenak jidat bilang kalo mungkin aja si ojek pesenan gua ini gak mau ngambil, soalnya udah ditungguin tapi gak dateng-dateng, tapi gua keukeuh kalo gua udah nelpon abangnya dan abangnya juga bilang mau ke sini.

Terus dia juga nyaranin buat cancel pesenan gua terus cari lagi, siapa tau dapet yang dia atau temen, katanya kalo dapet dia nanti bakal dianterin. Mungkin dia bersimpati atau gimana sama gua, mungkin dia gak tega ngeliat gua nungguin abang ojek yang gatau dimana. Lalu si abang yang emang dari awal disitu, abang yang gua sangka ojek pesenan gua, nelpon pemesen dia, dan masa si pelanggang abang ini udah naik ojeknya padahal si abangnya daritadi disini ama gua? Terus gua mulai curiga, jangan-jangan ojek pesenan gua ketuker ama ojek pesenan mba itu. Langsung aja pas abangnya selesai nelpon, gua bilang "Bang, jangan-jangan ketuker sama abang-abang yang tadi ada disini ya," kata gua sambil nunjuk tempat yang tadi ada ojek yang udah nganter mba-mbanya. Dan bener aja, begitu gua cek di aplikasinya, titik yang menunjukkan ojek online malah melenceng dari tujuan gua. Terus gua tunjukkin itu ke abang gojek yang tadi nelpon, dan abangnya nelpon mbanya lagi buat puter balik karena ojeknya ketuker! heu

Yeah.. akhirnya si abang gojek pesenan gua, yang salah ambil penumpang, pueter balik dan it's mean I have to wait bersama abang gojek yang penumpangnya diambil.. loh kok ambigu yak wkwk anyway pokoknya begitu lah, dan selama gua nunggu disitu, abang-abang ojek dengan merknya yang sama malah berkumpul disitu, dan si abang yang penumpangnya diambil ini, menceritakan ke temen-temennya seprofesi tentang hal ini. Gua? Gua cuma jadi pendengar yang baik dianatra mereka, berpura-pura sibuk sama hp biar gak dinotice mereka hehe
Gak lama kemudian, abang ojek pesenan gua tiba, dengan si mba-mba yang tadi gua liat heu

Di perjalanan ke rumah gua, si abang ojek cerita kalo, mba yang sebelumnya katanya punya nama yang sama kek gua, makanya pas ditanya "Mba aisyah, bukan?" si mbanya bilang iya, dan udah aja mbanya langsung naik tanpa ngecek alamatnya bener atau engga. Gua cuma ngedengerin sambil ikutan ketawa, karena kalo dipikir-pikir emang lucu juga ya bisa ketuker gitu wkwkwk

Yahh cuma itu cerita yang bisa gua ceritain sekarang hehe adalagi sih sebenernya, tapi yang bener-bener masih diingat adalah itu wkwk mungkin karna kejadian juga belum lama kali yaa

Okay, see you soon~

Sabtu, 10 Desember 2016

It's been a long time..

Yeah seperti judulnya, it's been a long time gua gak ngeblog hehe oh iya, ngucapin salam dulu yaa..
HAAAAIIIIII I'M BACKKKKK!!! wkwkwk kaya ada yang baca aja-,-

Sekarang ini gua udah jadi mahasiswa smt 3, akhir sih mendekati smt 4 hehe bentar lagi UAS!!! aaaakkkk ㅠㅠ tidak inilah saat-saat penentuan... dimana huruf alfabet akan memnentukan nasib masa depan gua... wkekekek lebay tapi bener:(

Sebentar lagi gua akan mengalami fase dimana.. nikah kayanya lebih menarik daripada ngelanjutin kuliah.. wkwkwk engga deng canda, nikah kan gak sebercanda itu!! hehe
Tapi serius deh, ini semakin tua (semesternya) semakin luang waktu kuliahnya, tapi semakin banyak tugasnya. Bayangkan.. ketika hampir semua matkul ada tugas presentasinya.. aahh ku lelah dengan presentasi:( untung presentasinya berkelompok hehe tapi tetep aja bro, sist, tugasnya seabrek. Ya bikin makalah lah, ya tugas individu nge-resume teori apalah, ya bikin paper lah, yaa.. begitulah wkwk

Tapi kadang gua mikir, bener gak sih jalan yang gua lalui ini? Karna kadang gua mikir, kok kayanya gua kurang menikmati semua ini ya? Gua ngerasa kaya gak berguna ada di jurusan ini, apa karna gua yang emang males, atau passion gua bukan disini? Dulu pas SMA gua memang kepengen pake banget masuk Psikolog, tapi entah kenapa gua milih Sosiologi semua di pilihan SBMPTN. Gua suka pelajaran Sosiologi pas SMA, makanya gua mempertimbangkan untuk masuk jurusan ini. But now, gua ngerasa kaya, apasih gua kok di jurusan ini malah kaya.. gak guna banget. Sebenrnya esensi gua kuliah tuh apa.. sepenting apa sih. Tapi ketika gua mikirin hal itu, gua juga jadi berpikir, kalo gua gak kuliah terus mau ngapain? Gua gak punya skill apa-apa untuk dibanggain, gak punya keahlian khusus, jaman sekarang nyari pekerjaan kan susah, yeah anyone knows that.

Ketika gua ngobrolin hal ini sama temen gua, dia bilang "yang penting kan kita nanti se-engganya punya ijazah sarjana, walaupun bukan yang sesuai bidang kita," yahh setidaknya kalimat dari dia memberikan gua sedikit pencerahan.
Gua dulu kalo ditanya, emang di sosiologi nanti mau jadi apa? gua akan selalu jawab, bisa jadi konsultan, peneliti, dan lain-lain. Tapi sekarang gua meragukan hal itu, kenapa? Karna ya tadi gua ngerasa gak guna banget di sosiologi. Maksudnya gak guna tuh kaya, gua suka sebel kalo dapet tugas makalah banyak banget yang selalu menyinggung 'penelitian', padahal itu emang seharusnya dilakukan seorang sosiolog kan? Tapi gua ngerasa kaya tugas-tugas sangat membebankan. Gua tahu harusnya gua gak boleh negrasa kaya gitu, apa ini efek bosen aja? Entahlah tapi gua cuma berharap gua cepet dapet semangat lagi buat melewati tahun-tahun kedepan di sosiologi.

Cheer me up please? hehe
Gua pengen cepet dapetin semangat lagi buat melalui tahun-tahun ke depan di sosiologi, pengen cepet lulus, tapi juga pengen menikmati setiap prosesnya. Semoga gua cepet membuat rencana masa depan gua, seiring berjalannya waktu, seiring proses yang gua jalani selama gua di sosiologi, aamiin.

Hmm udah hampir akhir tahun ya? udah mau liburan semester tapi jurusan gua masih ada agenda praktikum di akhir desember pft yaudahlah nikmatin aja prosesnya~~

BHAAAAAYYY^^

Kamis, 31 Desember 2015

Dadah 2015, Hai 2016

Tanggal segini.. Jam segini.. Kalian pasti lagi merayakan tahun baruan kan? Atau hanya sekedar di rumah? Gapapa lah gimana pun juga kita pasti punya cara sendiri buat menyikapi datangnya tahun baru.

Duarrrr Duaaaarrr hmm yg masih melek jam segini pasti ngedenger deh suara petasan di luar sana, saling bersahut-sahutan merayakan datangnya tahun baru.

Pasti banyak kejadian, kenangan, pengalaman, dan yang lainnya yang terjadi di tahun 2015. Gimana? Kalian menyesal kah atau puas kah dengan tahun 2015 yang telah kalian habiskan sebelumnya.

Di tahun 2015 gua udah menyelesaikan SMA di SMAN 13 Jakarta, walaupun lulus dengan nem yang kurang dari harapan, jadi gua tetep bersyukur karena telah melalui satu fase kehidupan, yaitu remaja.

Sekarang gua udah kuliah di Universitas Padjadjaran, alhamdulillah masuk kesana karena SBMPTN setidaknya ada yang bisa dibanggain :") wkwk
Satu semester di dunia perkuliahan pun sudah dilewati, masa-masa ospek di awal semester mulai dari ospek univ selama 4 hari, ospek fakultas 2 hari, dan terakhir ospek jurusan 1 hari (jurusan gua ospeknya ter-sebentar loh difakultas gua hehe).
Lalu dilanjutkan dengan kuliah hari pertama, harus bangun pagi tanpa dibangunin mama:') mandi pagi yang airnya dingin banget:( sampe bingung mau pake baju apa ke kampus, sampe akhirnya cari aman pake kemeja :D
Awalnya bingung mau ngobrol ama siapa dikelas, karena belum kenal siapa-siapa:( sampe akhirnya sering nginep dikostan temen:)) (gak tau diri emang maap yak)
Mulai dengan wisata kuliner di sekitaran kampus, namun nyari yang harganya pas dikantong mahasiswa/i dan juaranya adalah Pujasera Ciseke wkwk ter-the best lah tempat makan disitu.
Mulai terbiasa dengan tugas kuliah yang dikit-dikit makalah, terus deadlinenya cuma bentar, terus gataunya udah UTS aja eh tapi seneng begitu UTSnya take home, tapi matkul yang lain bikin gila, soalnya essay bro dan out of the box biasanya. Terus akhirnya UAS deh, dan penentuan IPK pun dimulai. Dag Dig Dug nungguin nilai IPK keluar:(

Walaupun semuanya terbayarkan dengan liburan semeser yang lumayan panjang dari jaman SMA dulu, temen yang dari luar daerah, luar pulau, juga bersuka cita menyambut liburan, karena mereka bisa pulang ke rumah. Alhamdulillah gua tinggal di Jakarta dan kuliah di Jatinnagor, jadi bisa pulang setidaknya dua bulan sekali:')

Pokoknya cuma berharap semoga gua bisa memanfaatkan 2016 nanti dengan sebaik mungkin, kalian juga ya? Kita aminin sama-sama, aamiin.